Canon Speedlite 470EX-AI, Pertama di Dunia dengan Auto Intelligent Bounce

Canon Speedlite 470EX-AI, Pertama di Dunia dengan Auto Intelligent Bounce

Canon memboyong speedlite pertama di dunia yang ditambah dengan fungsi Auto Intelligent (AI) bounce, Canon Speedlite 470EX-AI ke Indonesia.

Fungsi AI bounce secara otomatis mengendalikan arah distribusi cahaya untuk mengurangi bayangan berlebihan, terutama di dalam fotografi portrait. Speedlite ini dirancang untuk memenuhi besarnya kebutuhan para pecinta fotografi flash, baik fotografer pemula maupun profesional.

Canon Speedlite 470EX-AI

Tersedianya pilihan mode full auto dan semi auto pada Speedlite 470EX-AI mengakibatkan para fotografer pemula pun dapat menguasai pemotretan dengan flash secara cepat dan dengan ringan membuahkan foto yang natural dan halus. Flash paling baru Canon ini juga menegaskan tingkat pencahayaan yang tinggi untuk menggapai rentang jarak dan subjek yang lebar.

“Canon memperkenalkan terobosan teknologi AI bounce pada Speedlite 470EX-AI yang menjadikan fotografi flash ringan dan praktis. Speedlite 470EX-AI merevolusi fotografi flash serta memberi tambahan nilai tambah untuk keterampilan fotografi pengguna kamera. www.caraflashandroid.com Inovasi adalah inti bisnis Canon dan kami selamanya melahirkan produk yang memenuhi kebutuhan pelanggan,” ujar Merry Harun – Canon Division Director pt. Datascrip.

Memotret dengan flash pantul (bounce) adalah tehnik fotografi flash yang umum digunakan untuk menangkap dan menerangi subjek dengan cahaya lembut dan natural. Hal ini terutama berlaku pada pemotretan di dalam ruangan di mana flash diarahkan menghindari subjek, kalau ke atas subjek dengan tujuan mengurangi cahaya serta untuk memperoleh pencahayaan yang lebih natural.

Bagi fotografer pemula, tehnik fotografi flash barangkali sulit memperoleh sudut optimal berkenaan dengan perubahan pantulan pada flash. Kini dengan terdapatnya teknologi AI bounce, Speedlite 470EX-AI amat mungkin pengguna memperoleh foto terbaik dengan memilih sudut pantul optimal secara otomatis.

“Kelebihan Speedlite 470EX-AI dibandingkan flash konvensional lainnya adalah speedlite ini ditambah dengan motor penggerak, sensor pendeteksi akselerasi dan sensor pengukur jarak. Ketiga elemen selanjutnya memperkuat fungsi AI bounce dan pengguna pun dapat memilih antara mode full-auto atau semi-auto,” ujar Angelie Ivone – Marketing Manager Canon Image Communication Product Group Div., pt. Datascrip.

Pada mode full auto, flash mencari sudut pantul optimal, memudahkan fotografer pemula untuk memperoleh pencahayaan terbaik. Adanya teknologi untuk mengukur jarak antara subjek dengan langit-langit pada Speedlite 470EX-AI mengakibatkan fotografer tidak ulang kesusahan memperkirakan sudut pantul optimal untuk memperoleh pencahayaan paling natural. Berdasarkan perhitungan, kepala flash otomatis bergerak dan fotografer hanya mesti menghimpit tombol shutter untuk memperoleh foto terbaik.

Mode semi auto cocok untuk fotografer yang lebih berpengalaman, yang dambakan sesuaikan preferensi sudut pantul supaya dapat fokus pada komposisi fotografi. Pada mode ini, Speedlite 470EX-AI akan mengunci sudut pantul yang telah diset dan kepala flash akan otomatis mengikuti wejangan tersebut, lepas dari posisi kamera horisontal atau vertikal. Pada kondisi pencahayaan yang berbeda, pengguna dapat dengan ringan mengganti sudut pantul, hanya dengan menghimpit tombol “ANGLE SET” pada segi kepala flash untuk mengunci sudut baru.

Saat pakai flash untuk memotret dengan lensa ultra wide, tempat sekeliling untuk gambar cenderung gelap gara-gara efek vignette. Untuk menangani kasus ini, panel lebar Speedlite 470EX-AI dapat memperpanjang distribusi cahaya ke tempat selebar cakupan lensa wide-angle 14mm (dengan sensor full frame 35mm). Hal ini membuahkan distribusi cahaya yang merata di semua gambar.

Dilengkapi dengan adaptor attachment SBA-E4, pengguna dapat dengan ringan memotret subjek dengan cahaya yang halus tanpa bayangan. Adaptor menyebarkan dan melembutkan cahaya serta menghilangkan bayangan di sekitar subjek, menciptakan cahaya yang lembut dan tersebar, prima untuk foto portrait. Adanya fitur high-speed sync berguna selagi memotret pada kondisi backlit untuk menahan latar depan yang gelap.

Dengan shutter yang dapat dilepaskan pada kecepatan lebih tinggi dibandingkan kecepatan sinkronisasi flash, pengguna dapat menyita foto dengan bukaan lebar untuk memperoleh efek latar belakang yang kabur, sambil selamanya merawat ketajaman fokus subjek. Selain itu, terdapatnya fitur high-speed sync berguna selagi memotret pada kondisi backlit untuk menahan latar depan yang gelap.

Dilengkapi dengan tombol pengaturan, pengguna dapat sesuaikan tingkat flash exposure segera pada flash. Speedlite 470EX-AI juga dapat digunakan secara nirkabel. Pada kondisi ini, speedlite berguna sebagai unit penerima dan juga dapat menjadi pemicu dari sinyal cahaya optikal dari speedlite Canon lain dengan fungsi wireless utama, atau kamera EOS dengan Intergrated Speedlite Transmitter.

Di Indonesia Datascrip memasarkan Speedlite 470EX-AI dengan harga Rp7.700.000.