Contoh Surat Perjanjian Kerja Part Time, Full Time, Kontrak

Contoh Surat Perjanjian Kerja Part Time, Full Time, Kontrak

Contoh Surat Perjanjian Kerja Part Time, Full Time, Kontrak – Surat perjanjian kerja adalah surat yang dibuat antara pihak perusahaan dengan karyawannya. Isi dari surat perjanjian kerja ini umumnya memuat perihal hak dan kewajiban diantara ke-2 belah pihak.  Hak dan kewajiban itu seperti tata tertata perusahaan yang wajib dipatuhi oleh karyawan, berapa gaji yang di terima oleh karyawan, tunjangan apa saja yang di terima oleh karyawan dan lama sementara bekerja yang disepakati.

Contoh Surat Perjanjian Kerja Part Time, Full Time, Kontrak

Dalam surat perjanjian kerja terdapat lebih dari satu aspek yang wajib dimuat yaitu :

  1. Nama perusahaan selaku pemberi kerja
  2. Nama dan identitas calon karyawan yang akan bekerja
  3. isi utama ( hak dan kewajiban untuk ke-2 belah pihak yang mengenai )
  4. Tanda tangan dan cap perusahaan.
  5. Tanda tangan diatas materai dari calon karyawan

Sejauh ini selayaknya kami telah mendapat deskripsi seperti apa surat perjanjian kerja itu. Untuk lebih jelasnya silakan lihat contoh di bawah ini.

SURAT PERJANJIAN KERJA KARYAWAN HARIAN

Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama : Mujiono

Alamat : Jl. Contoh Surat Perjanjian No. 214, Cibinong

Jabatan : Supervisor Kredit

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama PT. Sukasenang Jaya berkedudukan di Jl. Surat Kuasa No. 339, Cibinong Bogor, seterusnya disebut Pihak Pertama.

Nama : Sulamun

Alamat : Jl. Contoh Surat Resmi No. 99, Cibinong Bogor

Jabatan : Karyawan

Dalam hal ini bertindak dan atas namanya sendiri, yang seterusnya disebut Pihak Kedua.

Pada hari kamis, 21 Juni 2012, dengan pilih dan mengambil alih area di PT. Sukasenang Jaya, Pihak Pertama dan Pihak Kedua sepakat dan sepakat untuk mengikatkan diri di dalam Perjanjian Kerja karyawan harian dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan berikut:

Pasal 1

PENGERTIAN PERJANJIAN HARIAN

Yang dimaksud dengan Perjanjian Harian di sini adalah bahwa Pihak Pertama menyerahkan suatu pekerjaan untuk dilakukan oleh Pihak Kedua dan di dalam mengerjakan pekerjaan berikut Pihak Kedua tunduk terhadap ketetapan dan sistem kerja yang berlaku terhadap perusahaan Pihak Pertama.

Pasal 2

RUANG LINGKUP

Pekerjaan yang akan diserahkan oleh Pihak Pertama kepada Pihak Kedua adalah pekerjaan Supervisor Kredit di PT. Sukasenang Jaya.

Pasal 3

TATA TERTIB KERJA

  1. Dalam jalankan pekerjaan tersebut, maka Pihak Kedua wajib tunduk terhadap tata tertata kerja serta perintah langsung dan atau tidak langsung dari Pihak Pertama atau wakil Pihak Pertama yang berlaku di perusahaan PT. Sukasenang Jaya.
  2. Apabila Pihak Kedua jalankan pelanggaran tekun kerja yang berlaku terhadap PT. Sukasenang Jaya maka Pihak Pertama berhak mengimbuhkan sanksi cocok tingkat kesalahan atau pelanggaran yang dilakukan oleh Pihak Kedua dengan mendasarkan terhadap ketetapan yang berlaku.

Pasal 4

CARA KERJA

  1. Pengaturan perihal cara kerja seperti tugas dan tanggung jawab Pihak Kedua akan disampaikan di dalam sebuah pengarahan langsung oleh Pihak Pertama atau wakilnya sebelum Pihak Kedua memulai pekerjaannya.
  2. Pihak Kedua hanya diperkenankan mengerjakan pekerjaan Supervisor Kredit di PT. Sukasenang Jaya dan dengan demikianlah Pihak Kedua tidak diperkenankan untuk mengerjakan pekerjaan lain kalau atas persetujuan tercantum dari Pihak Pertama.

Pasal 5

JANGKA WAKTU

  1. Hubungan kerja antara Pihak Pertama dan Pihak Kedua berlaku sepanjang 6 bulan juga sejak perjanjian ini ditandatangani dan berakhir terhadap tanggal 21 Desember 2012.
  2. Apabila perkerjaan berikut ternyata belum selesai, maka ke-2 belah pihak sanggup memicu pembaruan perjanjian atas kesepakatan tercantum dari Pihak Pertama dan Pihak Kedua.

Pasal 6

UPAH

  1. Pihak Pertama sepakat dan bersedia mengimbuhkan upah kepada Pihak Kedua sebesar Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah) tiap-tiap hari kehadiran kerja Pihak Kedua.
  2. Apabila Pihak Kedua tidak hadir dengan alasan apapun maka berlaku asas No Work No Pay.

Pasal 7

SISTEM PEMBAYARAN

Sistem Pembayaran upah oleh Pihak Pertama kepada Pihak Kedua dilakukan dengan cara transfer di dalam rekening yaitu terhadap tiap-tiap hari Sabtu di lokasi PT. Sukasenang Jaya

Pasal 8

WAKTU DAN JAM KERJA

  1. Hari kerja normal adalah 26 (dua puluh enam) hari kerja di dalam 30 (tiga puluh hari) hari kalender.
  2. Jam kerja normal adalah 8 (delapan) jam kerja untuk 1 (satu) hari dan 48 (empat puluh delapan) jam kerja untuk 1 (satu) minggu dengan 6 (enam) hari kerja di dalam 30 (tiga puluh hari) hari kalender.

Pasal 9

LEMBUR

Apabila Pihak Pertama berharap Pihak Kedua untuk bekerja di luar jam kerja sebagaimana disebut terhadap pasal 9, maka Pihak Kedua berhak mendapat upah lembur cocok dengan ketetapan perundang-undangan yang berlaku perihal upah lembur.

Pasal 10

PENGAKHIRAN HUBUNGAN KERJA

Setiap sementara pertalian kerja antara pihak pertama dengan pihak ke-2 sanggup diakhiri bilamana pihak ke-2 jalankan pelanggaran berat seperti di bawah ini :

  1. Melakukan pencurian, penggelapan dan atau tingkah laku melawan hukukm lainnya. Melakukan penganiayaan terhadap kawan kerja dan anggota keluarganya.
  2. Berkelahi dengan sesama pekerja.
  3. Merusak dengan sengaja atau karena kecerobohannya yang mengundang kerugian bagi Pertama.
  4. Memberikan info palsu, atau jalankan tingkah laku lain yang mengundang kericuhan di lokasi perusahaan Pihak Pertama.
  5. Mabuk, berjudi, menggunakan obat terlarang dilingkungan kerja.
  6. Menghina dan atau mencemarkan nama baik Pihak Pertama dan atau mitra bisnisnya dan atau pekerja lainnya beserta keluarganya.
  7. Membantah dan atau menolak perintah atau instruksi dari Pihak Pertama.
  8. Menyalahgunakan jabatannya yang sanggup mengundang kerugian terhadap Pihak Pertama.
  9. Tidak masuk kerja sepanjang 3 (tiga) hari berturut-turut tanpa info tercantum atau alasan yang dibenarkan oleh ketetapan prundang-undangan yang berlaku.
  10. Melakukan pelanggaran lainnya yang sanggup dikategorikan sebagai pelanggaran berat menurut ketetapan yang berlaku di Republik Indonesia.

Pasal 11

PENYELESAIAN PERSELISIHAN

  1. Perjanjian ini dan segala akibat hukumnya hanya tunduk terhadap hukum dan ketetapan ketetapan yang berlaku di negara Republik Indonesia.
  2. Apabila terjadi perselisihan atas penafsiran dan atau pelaksanaan atas perjanjian kerja Harian Lepas ini, maka diselesaikan secara musyawarah.
  3. Dalam hal musyawarah seperti yang berikut di dalam ayat (2) pasal 11 ini tidak tercapai, maka Para Pihak sepakat untuk memilik domisili hukum yang senantiasa terhadap Kantor Kepaniteraan Pengadilan Hubungan Industrial setempat untuk menyelesaikan perselisihan cocok dengan hukum yang berlaku.

PASAL 12

PENUTUP

Demikianlah perjanjian ini dibuat, disetujui, dan ditandatangani di dalam rangkap dua, asli dan tembusan bermaterei lumayan dan berkekuatan hukum yang sama. Satu dipegang oleh PIHAK PERTAMA dan lainnya untuk PIHAK KEDUA.

Dibuat di              :   Cibinong

Tanggal                                :  21 Juni 2012

Cibinong 21 Juni 2012

Pihak Pertama                                                Pihak Kedua

(…………………….)                                                (………………………..)

 

Sumber : https://www.kumpulansurat.co.id/