Masyarakat Pedesaan dan Masyarakat Perkotaan

Masyarakat Pedesaan dan Masyarakat Perkotaan

Masyarakat Pedesaan dan Masyarakat Perkotaan

Masyarakat Pedesaan dan Masyarakat Perkotaan

Ada beberapa ciri yang dapat dipergunakan sebagai petunjuk untuk membedakan antara desa dan kota.

Ciri-ciri tersebut antara lain:

• Jumlah dan kepadatan penduduk
• Lingkungan hidup
• Mata pencaharian
• Corak kehidupan social
• Startifikasi social
• Mobilitas social
• Pola interaksi social
• Solidaritas social
• Kedudukan dalam hierarki system administrasi nasional

Masyarakat pedesaan dan perkotaan bukanlah dua komunitas

yang terpisah sama sekali satu sama lain. Bahkan dalam keadaan yang wajar di antara keduannya terdapat hubungan yang erat, besifat ketergantungan, karena di antara mereka saling membutuhkan. Masyarakat pedesaan yang agraris biasanya dipandang sepintas kilas oleh orang-orang kota sebagai masyarakat tentang dama. Maka tidak jarang orang kota pergi ke desa untuk melepaskan segala kelelahan, keruwetan, dan kekusutan pikir.

 

Perbedaan lain yang dapat kita lihat antara pedesaan dan perkotaan yaitu :

• Lingkungan Umum dan Orientasi Terhadap Alam
• Pekerjaan atau Mata Pencaharian
• Ukuran Komunitas
• Kepadatan Penduduk
• Homogenitas dan Heterogenitas
• Diferensiasi Sosial
• Pelapisan Sosial
• Mobilitas Sosial
• Interaksi Sosial
• Pengawasan Sosial
• Pola kepemimpinan
• Standar Kehidupan
• Kesetiakawanan Sosial
• Nilai dan Sistem Nilai

Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Kemiskinan

Di kalangan ilmuwan ada keseragaman pendapat, bahwa ilmu itu selalu tersusun dari pengetahuan secara teratur, yang diperoleh dengan pangkal tumpuan (objek) tertentu dengan sistematis, metodis, rasiona/logis, empiris, umum, dan akumulatif. Teknologi sosial pembangunan memerlukan semua science dan teknologi untuk dipertemukan dalam menunjang tujuan-tujuan pembangunan, misalnya perencanaan dan programming pembangunan, organisasi pemerintah dan administrasi Negara. Kemiskinan lazimnya dilukiskan sebagai kurangnya pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang pokok. Dikatakan berada di bawah garis kemiskinan apabila pendparan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup yang paling pokok seperti pangan, pakaian, tempat berteduh.

Sumber : https://www.sekolahbahasainggris.co.id/