Mengenal Mekanisme Pertukaran Oksigen dan Karbondioksida

Mengenal Mekanisme Pertukaran Oksigen dan Karbondioksida

Mengenal Mekanisme Pertukaran Oksigen dan Karbondioksida

Mengenal Mekanisme Pertukaran Oksigen dan Karbondioksida

1. pertukaran oksigen

  • Kebutuhan oksigen setiap individu berbeda-beda tergantung pada umur, aktivitas, berat badan, jenis kelamin dan jumlah makanan yang dikonsumsi .
  • Dalam keadaan biasa jumlah oksigen yang dibutuhkan sebanyak 300 ml perhari per individu.
  • Sekitar 97% oksigen yang masuk ke dalam darah akan diangkut oleh hemoglobin/eritrosit, . Oksigen yang terikat dalam Hb dikenal dengan oksihemoglobin (HbO2). dengan reaksi sebagai berikut: Hb4 + 4 O2 —–> 4 HbO2
  • sedangkan yang 2-3 % lagi akan larut dan diangkut oleh plasma darah.
  •  Proses pengikatan dan pelepasan oksigen dipengaruhi oleh tekanan oksigen, kadar oksigen, dan kadar carbondioksida  di jaringan tubuh, dan terjadi secara difusi
  • Proses difusi berlangsung sederhana, yaitu hanya dengan gerakan molekul secara bebas, melalui membran sel dari konsentrasi tinggi atau tekanan tinggi ke konsentrasi rendah atau tekanan rendah.
  • Prosesnya  dapat dijelaskansebagai berikut: Tekanan oksigen di udara(PO2=160 mmHg) , dalam alveolus (PO2=105mmHg). di arteri 100 mmHg,  di jaringan 40 mmHg, di vena lebih kecil 40 mmHg. Jadi karna  tekanan parsial oksigen berbeda, maka hemoglobin akan mengangkut oksigen sampai ke jaringan tubuh. Di dalam sel-sel tubuh, oksigen digunakan untuk proses respirasi di dalam mitokondria sel. Semakin banyak oksigen yang digunakan oleh sel-sel tubuh, semakin banyak karbondioksida yang terbentuk dari proses respirasi.
  •  Berapa cc O2 yang dapat diangkut oleh 5 liter darah, sekali beredar ke seluruh tubuh?

– Setiap 100 cc darah di arteri mampu mengangkut 19 ccO2.
– Setelah sampai di vena setiap 100 cc darah masih mengandung O2 sebanyak 12 cc
– Jadi volume O2 yang tertinggal di jaringan adalah 7 cc
– Jika volume darah ada 5 liter, atau 5000 cc, maka volume O2 yang sampai ke jaringan sekali beredar            adalah: 5000 / 100 x 7 cc = 50 x 7 = 350 cc

2. pertukaran Karbondioksida

  • Proses respirasi sel di jaringan tubuh akan menghasilkan karbondioksida, hal ini menyebabkan tekanan parsial karbondioksida (PCO2) dalam sel tubuh lebih tinggi dibanding di kapiler vena, sehingga  CO2 bedifusi ke vena dan di bawa ke paru-paru
  • Prosesnya sebagai berikut : P.CO2 di jaringan tubuh = 60 mmHg , P. CO2 di vena = 47 mmHg ,  P. CO2 di alveolus= 35 mmHg) atau luar tubuh = 0.3 mmHg, karena perbedaan tekanan parsial tersebut, akhirnya CO2 akan dikeluarkan dari tubuh melalui ekspirasi
  • Pengangkutan CO2 oleh darah dilakukan 3 cara yaitu:
a. Oleh plasma darah CO2 + H2O H2CO3, Pengangkutan ini dibantu enzim karbonat anhidrase jumlah CO2 yang dapat diangkut sebanyak 5 %
b. Oleh Hemoglobin CO2 + Hb —–> HbCO2 (Karbominohemoglobin)
c. Pertukaran klorida :   CO2 + H2O ——-> HCO3
– H2CO3 ——-> H+ dan HCO3
– H+ di ikat Hb, krn bersifat racun dalam sel
– HCO3 ——–> ke plasma darah
– HCO3 ———> diganti oleh Cl- , (selengkapnya baca disistem eksresi).
Baca Artikel Lainnya: