Pengertian Anggaran Kas

 Pengertian Anggaran Kas

 Pengertian Anggaran Kas (Cash Budget)

Pengertian Anggaran Kas (Cash Budget)

Cash Budget menurut Weston & Copeland:

“Mencakup taksiran dan estimasi yang terperinci mengenai peneriman dan pengeluaran kas yang diantisipasi untuk periode anggaran yang bersangkutan atau untuk periode khusus lainnya.”

Cash Budget menurut Welsch, Hilton, Gordon:

“Anggaran kas menunjukkan arus uang masuk dan keluar yang direncanakan, dan posisi terakhir pada akhir periode interim tertentu, misalnya akhir bulan.”

Anggaran kas menyatakan jumlah kas bersih yang dimiliki perusahaan dan untuk berapa lama. Jadi sebagai dasar untuk ramalan kas dan persediaan kas. Selain anggaran kas, perusahaan juga membutuhkan saldo kas dan perubahan saldo kas setiap han. Apabila perusahaan juga menginvestasikan sebagian uang kas dalam surat berharga, maka informasi tentang perkembangan surat-surat berharga setiap saat juga perlu disediakan. Untuk perusahaan yang cukup maju, informasi tersebut biasanya menggunakan komputer.

 

Unsur-Unsur Anggaran Kas (Cash Budget) Unsur Anggaran Kas Unsur Anggaran Kas adalah antara lain:

1)      Penerimaan Kas

2)      Pengeluaran Kas,

3)      Net Cash Flow;

4)      Beginning Balance (Saldo Awal),

5)      Ending Balance (Saldo Akhir)

Tahapan Penyusunan Anggaran Kas (Cash Budget)

Tahapan penyusunan Budget Kas adalah sebagai berikut:

1)        Menyusun estimasi penerimaan. dan pengeluaran menurut rencana operasional perusahaan. Transaksi-transaksi ini merupakan transaksi operasional (operating transaction). Pada tahap ini dapat diketahui adanya defisit atau surplus.

2)        Menyusun perkiraan atau estimasi kebutuhan dana atau kredit dan bank atau sumber dana lainnya.

3)        Menyusun kembali estimasi keseluruhan penerimaan dan pengeluaran setelah adanya transaksi finansial dan budget kas yang final.

 

Tujuan Penyusunan Anggaran Kas (Cash Budget) Tujuan penyusunan Cash Budget antara lain untuk:

1)      Memberikan taksiran posisi kas pada setiap akhir periode sebagai hasil dan operasi yang dijalankan

2)      Mengetahui kelebihan/kekurangan kas pada waktunya

3)      Menentukan kebutuhan pembiayaan dan atau kelebihan kas menganggur untuk investasi

4)      Menyelaraskan kas dengan total modal kerja, pendapatan penjualan, biaya, investasi, hutang

5)      Menetapkan dasar yang sehat untuk pemantauan posisi kas secara terus-menerus

Dengan demikian perencanaan Anggaran Kas (Cash Budget) akan menunjukkan:

  1. a)Kebutuhan untuk membiayai kekurangan kas yang mungkin terjadi atau
  2. b)Kebutuhan terhadap perencanaan investasi yaitu untuk menandakan kelebihan uang pada penggunaan yang menguntungkan.

Baca Juga :