UMM Terima Mandat Pengelolaan Kawasan Hutan dari Kementerian LHK

UMM Terima Mandat Pengelolaan Kawasan Hutan dari Kementerian LHK

UMM Terima Mandat Pengelolaan Kawasan Hutan dari Kementerian LHK

UMM Terima Mandat Pengelolaan Kawasan Hutan dari Kementerian LHK

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui program studi (Prodi) Kehutanan Fakultas Pertanian dan Peternakan mengemban tanggung jawab sebagai pengelola Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia. Mandat berdasarkan SK Menteri LHK yang diserahkan langsung Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, pada acara wisuda ke-91 UMM, Sabtu (23/2/2019).

Lokasi KHDTK yang dikelola dalam bentuk hutan pendidikan ini berada pada kawasan

hutan produksi dan hutan lindung Perum Perhutani Pujon KPH Malang seluas 75.09 Hektare. Lokasi ini akan dijadikan sebagai laboratorium lapangan sekaligus media pembelajaran mengelola kawasan hutan dengan kondisi yang berbeda bagi seluruh civitas akademika UMM.
Baca Juga:

Dosen UMM Wakili Indonesia Ambil Bagian di Riset Kaliber Dunia
UMM Launching Bisnis Barunya, Apa Itu?
Khutbah di UMM, Malik Fadjar: Idul Fitri Momentum Membangun Generasi Khaira Ummah
Rawat Spirit Toleransi, Mahasiswa UMM Inisiasi Rumah Kebhinnekaan
Mahasiswa UMM Dampingi Warga Kampung Ubah Sampah Jadi Berkah

Ketua Prodi Kehutanan, UMM, Tatag Muttaqin mengatakan hutan pendidikan

merupakan kawasan penelitian serta kegiatan pembelajaran yang dapat digunakan mahasiswa dan masyarakat. Sesuai dengan undang-undang nomor 41 tahun 1999 tentang kehutanan yang menyatakan dalam pengurusan hutan secara lestari, diperlukan sumber daya manusia berkualitas yang bercirikan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK).

Sebelumnya, UMM mendapatkan kepercayaan untuk menjadi konsultan yang bertugas mengarahkan hingga mendesain rencana lapangan antara Japan International Forestry Promotion and Cooperation Center (JIFPRO) dan Taman Nasional Bromo. Proyek rehabilitasi ini berlangsung sejak 2006 dan ditutup pada 2015.

“Melalui Prodi Kehutanan juga, UMM telah melaksanakan sebagian tanggung jawab

Tri Darma-nya yakni ikut mengelola dan menjaga lingkungan hidup. Aksi ini sejatinya memang harus masif dilakukan oleh setiap kampus, agar bukan hanya pemerintah yang memiliki tanggung jawab itu, namun semua elemen masyarakat juga harus turut andil menjaganya,” papar Tatag.

Rencana jangka panjang lahan hutan KHDTK UMM adalah, mewujudkan kampus UMM dengan KHDTK sebagai kampus green ecosystem yang berstandar internasional, dengan capaian Word Class University. Mewujudkan kampus UMM melalui KHDTK aktif menyelenggarakan proses pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

 

Sumber :

https://www.ram.co.id/