UNBK Kurang Komputer, Terpaksa Numpang di Sekolah Lain

UNBK Kurang Komputer, Terpaksa Numpang di Sekolah Lain

UNBK Kurang Komputer, Terpaksa Numpang di Sekolah Lain

UNBK Kurang Komputer, Terpaksa Numpang di Sekolah Lain

Sebanyak 12 SMA/MA di Kabupaten Sleman harus menumpang Ujian Nasional Berbasis Komputer

(UNBK) jenjang SMA di sekolah lain. Sekolah-sekolah ini terpaksa menumpang ujian karena keterbatasan fasilitas komputer.

Keseluruhan peserta UNBK di Sleman sebanyak 5.872 berasal dari 66 SMA/MA. Mereka mengikuti UNBK pada Senin – Kamis, (9-12/4).

“Ada 12 sekolah, masing-masing 9 SMA dan 3 MA yang menumpang di sekolah lain,

” kata Kepala Balai Pendidikan Menengah Sleman Disdikpora DIY, Sukarjo, di sela-sela pelaksanaan UNBK SMAN 1 Depok, Sleman, Senin (9/4).

Berdasarkan data Balai Dikmen Sleman, SMA Mandala Bhakti dan SMA Gama Yogyakarta menumpang di SMKN 2 Depok, sedangkan SMA Immanuel Kalasan menumpang di SMKN 1 Kalasan.

Sementara, SMA Institut Indonesia Sleman menumpang ke SMAN 1 Kalasan.

MA Raden Fatah di SMK Muhammadiyah Prambanan, SMA Budi Mulia di SMP PL Moyudan.

SMA IKIP Veteran ujian di SMKN Taman Karya Madya, MA Masyithoh di SMK YKPP 1 Sleman, dan SMA Terpadu Darul-Hikmah di SMK Muhammadiyah Pakem.

Selain itu, MA Ibnu Sina di SMK Nasional Berbah, SMTK Kadesi Yogyakarta di SMAN 1 Pakem dan SMA IT Baitussalam Prambanan di SMP IT Baitussalam Prambanan.

Sukarjo menambahkan meski ada penggabungan lokasi UNBK, namun waktu pelaksanaannya tetap diatur sesuai dengan asal sekolah.

“Dibagi, ada yang 2-3 sesi. Tergantung kapasitas ruangan dan komputer,” ujarnya

 

Sumber :

https://memphisthemusical.com/